Pengertian Manajemen Risiko

PENGERTIAN MANAJEMEN RISIKO 
Dalam Arti Sempit : Hanya berhubungan dengan risiko-risiko yang dapat diasutansikan saja. 

Dalam Arti Menengah : Bertanggung jawab secara menyeluruh atas kemungkinan-- kemungkinan timbulnya kerugian karena risiko yang terjadi. 

Dalam Arti Luas : Berhubungan dengan semua risiko yang ada dalam perusahaan dan bertanggung jawab atas hasil dan kelangsungan hidup perusahaan. 

DEFENISI MANAJEMEN RISIKO 
Manajemen risiko merupakan suatu sistem pengawasan risiko. dan perlindungan atas harta benda, keuntungan, serta keuangan suatu badan usaha atau perorangan atas kemungkinan timbulnya suatu kerugian karena adanya risiko tersebut. Dalam pengertian praktis konsep ini dapat diartikan sebagai : Proteksi ekonomis terhadap kerugian yang mungkin timbul atas aset dan pendapatan suatu perusahaan. 

TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 
Menekan atau menghapuskan risiko, yang apabila terjadi dapat mengakibatkan kerugian atau tidak dapat tercapainya tujuan perusahaan. 

KEBUTUHAN AKAN MANAJEMEN RISIKO 
Dalam konteks ini adalah wajar jika timbul pertanyaan dalam benak kita : Mengapa manajer risiko masih dibutuhkan dalam suatu perusahaan jika disitu telah ada independent agent atau broker yang dapat melakukannya ? Apakah tidak akan mubazir atau overlap mempunyai dua orang yang berbeda dengan tugas-tugas dan tanggung jawab yang identik ?

Menurut Lester (1987 : 23), ada 3 jawaban dasar atas pertanyaan tersebut diatas : 
Pertama, fungsi-fungsi yang dijalankan oleh manajer risiko adalah tidak sama dengan fungsi-fungsi yang dijalankan oleh independent agent atau broker, di mana tugas manajer risiko mempunyai skala yang lebih luas dibandingkan hanya membeli proteksi asuransi. 

Kedua, dalam pengalamannya suatu perusahaan sering menghadapi kesulitan untuk merancang program asuransi yang baik tanpa adanya seseorang dari dalam perusahaan yang benar-benar menanganinya. Broker atau agent dari pihak luar tidak benar-benar menguasai seluk beluk internal bisnis. 

Ketiga, ada kencenderungan bahwa agent hanya menjual polis-polis yang mereka sudah kenal saja atau yang mudah didapat dan mereka enggan untuk menganalisa risiko-risiko lain yang tidak tercakup dalam polis standard tersebut. 

PROSES MANAJEMEN RISIKO 
Pada dasamya manajemen risiko meliputi suatu proses yang mencakup tiga tahapan :
- Identifikasi Risiko (Risk Identification)
- Evaluasi/analisa Risiko (Risk Evaluation)
- Pengawasan Risiko (Risk Control) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Manajemen Risiko"

Post a Comment

Terima kasih telah berkungjung, Silahkan Tinggalkan Komentar