Implementasi SI ( Sistem Informasi)

Implementasi SI ( Sistem Informasi) -  Masalah terbesar dari implementasi SI adalah untuk mengetahui kebutuhan dari User apalagi dengan karakter proyek :Sistem yangb melibatkan multi organisasi/divisi (penggunanya dari beberapa role dan divisi) Bisnis proses yang kompleks Kebutuhan yang sangat spesifik dan customized Dengan karakter proyek yang semacam ini, tidak cukup bagi seorang system analyst(SA) menentukan kebutuhan hanya dengan teknik wawancara, observasi ataupun kuesioner. Banyak kasus ditemui, bahwa pada akhirnya apa yang kita dapatkan dari proses analisa kebutuhan di awal proyek, tidak match dengan kebutuhan sesungguhnya dari pengguna sistem, sehingga sistem akhirnya tidak dapat digunakan dengan baik. 

Masalah lain adalah disisi waktu. Teknik-teknik seperti itu seringkali sangat time consuming sangat membutuhkan waktu yang lama. Sering juga tim developer dihadapkan situasi bahwa tidak semua stakeholder proyek memiliki kepedulian yang sama dengan yang lain. Seorang manajer tidak mengetahui kebutuhan detail dari staf-staf operasional, sementara itu staf operasional mungkin juga tidak memahami sepenuhnya spirit, goal dari SI.

JAD merupakan sebuah teknik yang berfokus pada keterlibatan dan komitmen pengguna dalam menentukan kebutuhan dan merancang (desain) aplikasi. JAD biasanya dilakukan dalam bentuk tim yang merupakan gabungan dari seluruh stakeholder proyek, yang bekerja dalam bentuk workshop-workshop atau forum diskusi.Kenapa workshop?  karena teknik JAD ini bukanlah sekedar rapatrapat, yang biasa dilakukan dalam sebuah proyek dan melibatkan seluruh stakeholder proyek. JAD adalah tim yang nantinya akan membuat rancangan dan mengawasi,memonitor bersama jalannya proyek.Siapa yang perlu terlibat ? 

Secara garis besar yang perlu terlibat adalah : 

1. Sponsor 
Sponsor ini berarti project owner memiliki kedudukan yang cukup tinggi dalam organisasi dan sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam pengelolaan sistem informasi. Satu hal yang penting dilakukan oleh seorang project owner adalah komitmen yang kuat akan implementasi SI yang dilakukan. Without the executive sponsor's commitment, people do not show up for workshops on time or sometimes at all. Schedules change and projects are delayed. In short, without an executive sponsor, there is no project! 

2.Business Users 
.Business User ini terdiri dari 2 jenis, yaitu : 
.> real end user 
:>representative end user 


· Real end user 
adalah person yang melakukan pekerjaan real di lapangan. Dalam kasus, ini adalah operator-operator. Sedangkan representative end user adalah person yang mengetahui seharusnya bisnis proses itu dilakukan, memahami spirit dan goal dari sistem yang dikelolanya. Biasanya ini adalah kepala bagian, manajer, atau operator senior. 

3. System Analyst (Tim Developer) 
Person/tim ini yang akan incharge dari sisi  teknologi dan proses engineeringnya. 

4. System Experts 
Tidak semua referensi mencantumkan peran ini. Perannya lebih seperti konsultan yang memahami seluk beluk bisnis proses dari sisi konseptual dan berbasis pengalaman. 

5. Facilitator 
Seorang fasilitator berfungsi sebagai moderator dan mengarahkan setiap aktivitas JAD yang melibatkan banyak pihak, untuk menjadi efektif. Seorang fasilitator harus memiliki kecakapan yang baik dalam berkomunikasi, memberikan stimulus_stimulus dan trik-trik agar diskusi bisa berjalan dengan 

baik.Tentu saja, setelah penyusunan tim JAD, diperlukan strategi yang tepat dalam melakukan workshop-workshop, sehingga proses dilakukan lebih efektif. Yang jelas, teknik ini sudah terbuktif efektif dalam menyelesaikan masalah_masalah implementasi SI. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Implementasi SI ( Sistem Informasi)"

Post a Comment

Terima kasih telah berkungjung, Silahkan Tinggalkan Komentar