Wawancara Pernah Merasa Paling Termotivasi

"Kapankah Anda pernah merasa paling termotivasi?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

(A) Pada pekerjaan yang sebelumnya saya bertugas untuk berhadapan langsung dengan para pelanggan dan masalah-masalah mereka. Yang saya sukai adalah memecahkan masalah dan membantu orang lain. Kadang-kadang susah juga karena orang-orang itu selalu saja mengeluh dan merasa kesal terhadap saya. Saya berusaha untuk tidak menganggapnya sebagai persoalan pribadi, tetapi saya akui ada kalanya juga hal itu merupakan suatu tantangan. Yang memotivasi saya adalah tatkala para pelanggan tersebut meluangkan waktu untuk mengatakan kepada saya bahwa mereka menghargai pelayanan yang diberikan.

(B) Tahun yang lalu saya terlibat dalam sebuah proyek yang sangat mengasyikkan. Saya ditugaskan untuk bekerja dalam sebuah tim, dan kami harus melakukan brainstorming tentang sebuah produk yang tidak mendapat sambutan hangat oleh para pelanggan. Saya akan bangun pada pagi hari sambil memikirkan cara-cara kreatif untuk mengatasi masalah kami. Bagian terbesar istimewa dari proyek ini adalah tim yang bekerja dengan saya. Tim ini dan pemecahan masalah kreatif adalah hal yang paling menonjol dalam memberikan motivasi kepada saya.

(C) Saya cukup termotivasi di sepanjang waktu. Saya merasa senang membantu memecahkan masalah bagi para pelanggan. Saya menyukai tantangan dari sebuah masalah baru dan peluang untuk memikirkan kiat-kiat memecahkan masalah. Saya benar-benar merasa tidak termotivasi manakala yang saya miliki hanyalah potongan-potongan dari masalah orang lain yang mesti dibereskan. Saya menyukai mengambil sebuah proyek dari awal sampai akhir. 

Jawaban Terkuat

(B) Ini adalah jawaban yang paling kuat karena inilah jawaban yang paling spesifik. Anda dapat merasakan adanya antusiasme dan energi yang kuat di balik motivasi dan kepuasan ini. Coba pikirkan saat Anda terakhir kali merasa termotivasi. Bagaimanakah rasanya?

Jawaban Pertengahan

(A) Jawaban ini cenderung memberikan tekanan pada segi-segi negatif pekerjaan yang hampir sama besarnya dengan segi-segi positif yang memotivasi dari pekerjaan tersebut. Akan menjadi jawaban yang lebih kuat bila Anda hanya membicarakan tentang membantu orang lain dan memecahkan masalah, khususnya saat-saat di mana orang lain menghargai pelayanan Anda.

Jawaban Terlemah

(C) Ini adalah jawaban yang paling lemah dari ketiga jawaban di atas tadi karena hampir semua orang dapat mengatakan hal ini. Jawaban ini juga bisa berbalik menjadi negatif tatkala mulai fokus pada menjadi "tidak termotivasi." Karena hal itu bukanlah bagian dari pertanyaan, maka bukanlah sebuah ide yang bagus untuk memberikan informasi yang dapat ditafsirkan sebagai keluhan atas tugas-tugas harian, yang mana merupakan bagian dari hampir semua pekerjaan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wawancara Pernah Merasa Paling Termotivasi"

Post a Comment

Terima kasih telah berkungjung, Silahkan Tinggalkan Komentar